Laman

Senin, 10 Agustus 2015

Mie Kopyok enaknya berwisata kuliner makanan daerah khas semarang

MakanEnak - Mie kopyok adalah makanan khas semarang, kuliner yang satu ini berupa mie kuning yang disajikan dengan irisan tetelan daging, tahu, lontong, tauge, dan kerupuk gendar. Kerupuk gendar adalah kerupuk yang terbuat dari beras. Mie kopyok ini lalu disiram dengan kuah yang telah diberi bumbu bawang putih, ditaburi seledri, bawang goreng, dan diberi kecap manis. Mie kopyok ini kerap disebut sebagai mie teng-teng karena penjualnya suka memukul piring sehingga berbunyi “teng-teng-teng” saat menajajakan mienya. Mie kopyok agak sulit ditemukan di luar Semarang.

mie kopyok salah satu kuliner makanan khas kota semarang.jpg

MIE KOPYOK sendiri merupakan salah satu makanan khas yang sudah lama ada di kota semarang selain Tahu Gimbal. memang kedua jenis makanan ini memiliki nama yang sama-sama aneh, tp soal rasa sama-sama menggoyang lidah. Kembali ke Laptop Mie Kopyok. Sebenarnya Mie Kopyok atau bisa juga disebut Mie Lontong memiliki asal nama dari bahasa jawa "Kopyok" yang berarti "aduk".

Biasanya pedagang Mie Kopyok Semarang menjajakan dagangaannya menggunakan gerobag dan ditawarkab berkeliling dari kampung satu ke kampung lainnya. Mie kopyok atau mie lontong ini juga disebut menyebutnya sebagai Mie Teng-teng karena penjualnya suka memukul piring dan berbunyi "Teng-teng-teng" sebagai tanda untuk memasarkan dagangannya.


Pada Ensiklopedi Makanan Tradisional (di Pulau Jawa dan Madura) yang diterbitkan Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata tahun 2003. disebutkan bahwa mie kopyok biasa dijual dengan cara berkeliling di daerah-daerah tertentu. Pada tahun 1970-80an ke bawah, para penjual menggunakan pikulan dan berkeliling. Seiring berjalannya waktu pikulan kemudian berubah menjadi gerobak. Pada saat itu, Ensiklopedi tersebut menyatakan bila tidak menemukan satu penjual pun yang menetap.

Agak berbeda dengan penjelasan di ensiklopedi tersebut, di kota semarang ada seorang penjual mie kopyok yang model jualannya menetap dan cukup ramai tiap hari diserbu penikmat kuliner khas satu itu. Namanya mie kopyok Pak Dhuwur, lokasinya berada di Jalan Tanjung dan sudah lama menjadi kelanggenan masyarakat.